Selamat Datang

  • Gubernur NTT melakukan panen raya Jagung
    Gubernur NTT melakukan panen raya Jagung
    Gubernur NTT melakukan panen raya jagung (Produk unggulan) bersama para petani.
  • Gubernur NTT menanam bibit
    Gubernur NTT menanam bibit
    Gubernur NTT menanam jagung bersama masyarakat menandakan awal musim tanam
  • Galeri Makanan Lokal
    Galeri Makanan Lokal
    Makanan lokal masyarakat NTT antara lain jagung, jagung Bose serta daging se'i

Pertemuan Kajian Rantai Pasokan Pangan Tingkat Provinsi NTT Tahun 2015

Kegiatan Pertemuan ini telah dilaksanakan pada tanggal 27 - 29 Juli 2015 di Hotel  Pelangi, jl. Veteran -Kupang.
Tujuan  dari pelaksanaan kegiatan ini adalah :
1.    Memahami  pengertian Kajian Rantai Pasokan/Distribusi Pangan dan permasalahannya.
2.    Memahami tujuan melakukan pemantauan  Distribusi Pangan.
3.    Mampu mengumpulkan data dan melaksanakan pemantauan kegiatan Kajian Rantai Pasokan Pangan
4.    Mampu menyusun Peta Kajian Rantai Pasokan/ Jaringan Distribusi Pangan
5.    Tersedianya informasi kebijakan dan kegiatan yang tepat untuk menanggulangi masalah Distribusi Pangan pada wilayah yang bersangkutan.

Attachments:
FileDescriptionFile size
Download this file (RUMUSAN PERTEMUAN KAJIAN RANTAI PASOKAN 2015.doc)RUMUSAN PERTEMUAN KAJIAN RANTAI PASOKAN 2015.doc 27 Kb

Last Updated (Monday, 03 August 2015 02:06)

Read more...

 

Temu Karya Penyuluhan Tingkat Provinsi NTT Untuk Rayon VI (Kabupaten TTU, Belu dan Malaka) Di Kabupaten Belu

Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi teknis para penyuluh dan pelaku utama/usaha sekaligus mendukung desiminasi pengalaman dalam melakukan rekayasa teknis, sosial dan ekonomi, maka melalui DPA SKPD BKPP Provinsi NTT Tahun 2015 dialokasikan kegiatan TEMU KARYA PENYULUHAN bagi para penyuluh dan pelaku utama/usaha yang pelaksanaannya terbagi dalam 10 (sepuluh) rayon. Untuk Rayon VI dengan peserta yang berasal dari kabupaten TTU, Belu, dan Malaka (pelaksanaan di Atambua kabupaten Belu) pada tanggal 25 - 26 Juni 2015 bertempat di aula Hotel Nusantara II Atambua dengan peserta temu karya adalah perwakilan para penyuluh, pelaku  utama, dan pelaku usaha  berdasarkan anggaran yang tersedia dialokasikan sebanyak 60  orang, namun pada saat kegiatan dihadiri sebanyak 64 orang dengan rincian sebagai berikut :

Read more...

 

DUTA PANGAN LOKAL NTT 2015

Duta Pangan Lokal NTT adalah kontes pemilihan duta yang memahami tentang pangan khususnya pangan lokal di Nusa Tenggara Timur. Lia, itulah sapaan gadis cantik kelahiran Kupang, 10 Maret 1991 dengan nama Lengkapnya Marylin Nenohai, S.Pd telah terpilih sebagai Duta Pangan Lokal NTT Tahun 2015 pada Ajang Pemilihan Duta Pangan Lokal  yang diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi NTT dalam Perayaan Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 35 dan Pameran Pangan Lokal Tingkat Provinsi NTT, bertempat di Lapangan Umum Oemanu Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara ( 9 s/d 11 Juni 2015). Lia sang Duta Pangan terpilih, yang sekarang ini sedang menjalani Program Studi Pasca Sarjana Ilmu Linguistik UNDANA, akan menjadi wakil atau duta dalam kegiatan-kegiatan katahanan pangan di Nusa Tenggara Timur dan ikut serta dalam mempromosikan komoditas-komoditas pangan lokal Provinsi NTT, Duta Pangan juga melakukan kampanye makan pangan lokal yang bertujuan menurunkan konsumsi pangan beras.

Last Updated (Tuesday, 23 June 2015 02:29)

 

RAPAT KOORDINASI PENYULUHAN KEHUTANAN PROVINSI NTT TAHUN 2015

Penyuluhan kehutanan memiliki peran yang sangat strategis dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kehutanan. Dalam rangka upaya meningkatkan peran penyuluhan kehutanan dalam pembangunan kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengalokasikan dana dekonsentrasi untuk menyelenggarakan koordinasi, fasilitasi penyelenggaraan dan pembinaan penyuluhan kehutanan di Provinsi NTT, Untuk itu telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Penyuluhan Kehutanan Provinsi NTT Tahun 2015 pada tanggal 26-27 Mei 2015 bertempat di Ruang Rapat BKPP Provinsi NTT dengan pesertanya adalah Kepala SKPD Ketahanan Pangan dan Penyuluhan                    22 Kabupaten/Kota, perwakilan Dinas Kehutanan dari 8 Kabupaten, penyuluh kehutanan/IPKINDO dan SKPD Terkait tingkat Provinsi NTT. Melalui Rapat Koordinasi ini telah dirumuskan upaya pemantapan dukungan penyuluhan terhadap pembangunan kehutanan di Provinsi NTT (terlampir), untuk ditindak lanjuti bersama.

Attachments:
FileDescriptionFile size
Download this file (RUMUSAN HASIL RAKOR PENYULUHAN KEHUTANAN.doc)RUMUSAN HASIL RAKOR PENYULUHAN KEHUTANAN.doc 66 Kb

Last Updated (Friday, 05 June 2015 03:14)

 

Temu Koordinasi Penyelenggaraan Penyuluhan Di 22 Kabupaten/Kota Se-NTT

Koordinasi penyelenggaraan penyuluhan secara berjenjang dan terpadu perlu terus dilakukan. Untuk itu setiap tahun perlu adanya Rapat koordinasi/teknis penyuluhan pada tingkat Kecamatan (BP3K), tingkat Kabupaten (BP4K) dan tingkat Provinsi (Bakorluh) minimal setiap 3 bulan. Pada sisi lain perlu juga dilakukan rapat koordinasi/teknis penyuluhan antara Provinsi dengan Kabupaten/Kota dan atau Kabupaten/Kota dengan Kecamatan/BP3K minimal dua kali setiap tahun serta rapat teknis para penyuluh setiap bulan. Untuk mendukung hal tersebut maka pelaksanaan rapat koordinasi/teknis penyelenggaraan penyuluhan antara Provinsi dan Kabupaten Tahun 2015 dikembangkan pola Provinsi (sebagai nara sumber) menghadiri pada rapat-rapat ditingkat Kabupaten/Kota se-NTT dengan fokus utama pada pemantapan penyelenggaraan penyuluhan pada tingkat BP4K, BP3K dan Wilayah Kerja Penyuluh (materi terlampir) serta hal-hal lain yang terkait dengan dukungan penyuluhan. Sampai dengan Akhir Mei 2015 telah dilaksanakan di Kabupaten Manggarai Barat, Sabu Raijua, Sumba Barat dan Nagekeo. Untuk diharapkan kerjasama Kabupaten/Kota yang belum menjadwalkan dan menyampaikan ke Bidang Penyelenggaraan Penyuluhan P2K BKPP Provinsi NTT untuk periode Juni-Agustus 2015.

Attachments:
FileDescriptionFile size
Download this file (Folder materi bagi kab 2015.doc)Folder materi bagi kab 2015.doc 82 Kb
 

SEKILAS TENTANG RAWAN PANGAN

Beberapa media sering sekali memberitakan tentang “rawan pangan/ kerawanan pangan dan kelaparan” yang terjadi pada suatu daerah.  Dengan adanya pemberitaan ini maka dengan sendirinya masyarakat jadi tahu dan sering sekali mengatakan bahwa suatu daerah terkena rawan pangan yang disebabkan oleh berbagai kondisi.       Tapi ...... apakah dimengerti dengan sebenarnya pengertian dari kerawanan pangan itu.....???    Hal ini penting karena jika tidak didudukkan dengan benar kepada kita semua, akan menimbulkan pemahaman yang salah dan pada akhirnya berdampak pada adanya keresahan dalam masyarakat karena permasalahan kerawanan pangan ini berkaitan dengan persoalan mendasar pada manusia yaitu kebutuhan akan pangan/makanan pokok.
Apakah rawan pangan atau kerawanan pangan....??? serta.... alat apakah yang dipakai untuk mendeteksi suatu wilayah terdampak rawan pangan ........???

Last Updated (Wednesday, 20 May 2015 07:59)

Read more...

 
Kontak Kami

Jl. Polisi Militer - Kupang, Telp .(0380) 833281, Faximile (0380) 833459
Email : badan.bkpp@nttprov.go.id, b2kpntt@yahoo.com

Website : www.bkpp.nttprov.go.id

Chat